You are here: Home
  • Decrease font size
  • Default font size
  • Increase font size
IMPLEMENTASI PAKEM MELALUI CTL BERBASIS MULTIMEDIA
IMPLEMENTASI PAKEM MELALUI CTL BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF UNTUK   MENINGKATKAN   MOTIVASI  DAN  HASIL  BELAJAR  SISWA
PADA PEMBELAJARAN SUHU DAN KALOR DI SMAN 14 SEMARANG

Oleh:  Siswanto,M.Pd

Abstrak
Pembelajaran suhu dan kalor yang umum dilakukan oleh guru selama ini adalah diskusi informasi dan melalui percobaan di laboratorium. Pembelajaran tersebut lebih menekankan pada konseptual yang abstrak dengan melibatkan rumus-rumus yang terkesan sulit. Dalam pembahasan tersebut siswa belum didorong untuk mengkaitkan konsep yang dipelajari dengan kehidupannya sehari-hari. Akibatnya pembelajaran kurang bermakna bagi siswa. Keadaan tersebut berakibat pada rendahnya motivasi dan hasil belajarnya. Hal ini terungkap dari rata-rata hasil ulangan harian siswa tahun pembelajaran 2007/2008, yaitu 60 belum mencapai KKM= 61 dengan persentase ketuntasan 65 %. Dengan demikian pembelajaran suhu dan kalor perlu diperbaiki menggunakan media yang mampu menghadirkan visualisasi gejala suhu dan kalor. Salah satu alternatif adalah pendekatan pembelajaran CTL berbasis multimedia interaktif. Dengan multimedia interaktif, siswa tidak hanya dapat melihat gejala tetapi juga dapat berinteraksi untuk melihat gambaran nyata konsep suhu dan kalor. Dengan gambaran tersebut maka multimedia interaktif memungkinkan pembelajaran aktif, kreatif, efektif dan menyengkan (PAKEM). Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil pembelajaran suhu dan kalor di SMAN 14 Semarang. Tindakan kelas dilakukan sebanyak dua siklus. Berdasarkan analisis data diperoleh nilai rata-rata siswa pada kondisi awal, siklus 1 dan 2 adalah 60,61, dan 62. Persentase ketuntasan belajar siswa pada kondisi awal, siklus 1 dan 2 adalah 63%, 73% dan 78%. Motivasi belajar meningkat masing-masing pada siklus 1 dan 2 adalah 72% dan 83%. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa implementasi pekem berbasis multimedia interaktif dapat meningkatkan motivasi dan hasil pembelajaran suhu dan kalor di SMAN 14 Semarang. Berdasarkan kesimpulan tersebut, diharapkan guru dapat mempertimbangkan penerapan CTL berbasis multimedia interaktif dalam proses pembelajaranya.


Kata kunci: CTL, Multimedia interaktif, Pembelajaran Suhu dan kalor, PAKEM
Baca Selanjutnya...
 
KOMED
Situs KOMED merupakan situs yang pengembangannya berbasis pada komunitas. Komunitas KOMED memberikan sumbangan pengalaman dan pandangan-pandangan tentang multimedia ataupun wacana tentang pengembangan pendidikan.

Selain menyampaikan informasi tentang kegiatan lembaga, situs web ini juga menjadi situs elearning bagi para guru, khususnya yang berada di daerah. Semua kalangan yang memiliki minat besar terhadap pengembangan multimedia edukasi dapat bergabung dalam situs web ini.

Situs ini menyediakan fasilitas login, sehingga peserta akan mendapatkan informasi yang selalu up-to-date tentang isi ataupun kegiatan KOMED.
 
Kunjungi web komunitas mitra kami Klub Guru Jawa Tengah di http://jatengklubguru.com
 
Seminar
Tema Seminar

Pemanfaatan Multimedia Pembelajaran untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Nasional.

B.      Latar Belakang

Peran teknologi informasi dalam menunjang kemajuan pada setiap bidang kehidupan, tidak dapat dipungkiri lagi. Termasuk dalam dunia pendidikan, peran teknologi informasi memiliki tempat yang strategis untuk menunjang proses kegiatan belajar mengajar di kelas, ataupun dalam bidang manajemen sistem pendidikan.

Dalam kegiatan belajar mengajar, teknologi informasi menjanjikan efisiensi, kemandirian, dan efektifitas dalam pembelajaran. Hal inilah yang menjadikan pentingnya penguasaan kemampuan teknologi informasi khususnya oleh setiap komponen dalam suatu institusi pendidikan.

Dalam bidang manajemen pendidikan, teknologi informasi memberikan manfaat untuk memproses data – data kependidikan dengan cepat, sehingga perubahan – perubahan yang terjadi dapat diproses dengan cepat. Selain itu, teknologi ini memberikan kemampuan untuk mengintegrasikan data – data pada institusi – institusi pendidikan yang tersebar di seluruh wilayah di Indonesia. Dalam sekup ini peranan teknologi informasi dapat menjadi alat yang vital bagi pemerintah untuk mengambill keputusan – keputusan dalam bidang pendidikan.

Saat ini, menurut Mendiknas, telah terdapat 10 juta siswa yang masuk dalam Jardiknas di 390 kota/kabupaten yang tersambung dalam Jardiknas. "Diharapkan, pada 2015, karena tidak ada batas waktu pengembangan Jardiknas, separuh penduduk Indonesia sudah melek ICT," cetusnya (www.mediaindo.co.id).

Hal – hal di atas merupakan dasar pelaksanaan seminar nasional yang bertema “Pemanfaatan Multimedia Pembelajaran untuk meningkatkan kualitas Pendidikan Nasional”  ini.

A.    Tujuan Kegiatan
1. Mengenalkan teknologi informasi dalam dunia pendidikan untuk   meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia menyongsong era globalisasi.
2. Membuka wacana dan mengembangkan teknologi informasi dalam pembelajaran untuk meningkatkan kualitas proses belajar-mengajar
3. Memacu kreatifitas dan sikap inovatif guru dalam penggunaan media pembelajaran yang efektif dan menarik.

B.      Peserta
Peserta Seminar Nasional ini antara lain :
1.      Guru sekolah dasar dan menengah (350 peserta)
2.      Mahasiswa (100 peserta)
3.      Umum (100 peserta)
Baca Selanjutnya...
 

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday30
mod_vvisit_counterYesterday37
mod_vvisit_counterThis week100
mod_vvisit_counterThis month301
mod_vvisit_counterAll6598

Login Form






Lost Password?
No account yet? Register